JAYAPURA – Dewan Pimpinan Pusat Angkatan Muda Kemah Injil (DPP-AMKI) Papua menuju 1 abad 1962-2062, bertujuan menyatukan dan siap mencetak seluruh pemuda Gereja menjadi pemimpin, baik didalam gerejanya maupun ditengah umat serta berkontribusi langsung terhadap pembangunan bangsa, negara dan daerah, khususnya Papua.
Demikian disampaikan Ketua DPP-AMKI Papua Nason Uti, SE, bersama Ketua Sinode Gereja KINGMI di Tanah Papua Pdt. DR. Beny Giay, STh dan Sekretaris DPP-AMKI Papua Apedius I. Motte, ST, usai acara pelantikan DPP-AMKI Papua di Hotel Horison, Jayapura, Jumat, (11/5).
Acara yang mengusung Tema Dari Honaiku Melihat Wajah Tuhan-Ku (Satu Abad Gereja KINGMI di Tanah Papua1962-2062) ini juga dihadiri pimpinan dan pengurus DPP-AMKI
.
Nason menjelaskan, pihaknya menyadari bahwa peran generasi muda kini sangat penting, terutama dalam menjawab tuntutan perkembangan jaman. Karena itu, pihaknya akan mendorong KINGMI ikut membangun pendidikan umum, pendidikan theologi, pendidikan berpola asrama.
Sedangkan di bidang kesehatan, tutur dia, pihaknya mendorong lembaga kemasyarakatan dan agama untuk mendirikan Klinik dan Rumah Sakit, untuk melayani umat.
“Khusus kaum perempuan kita harus tunjukan jiwa pemimpin seorang perempuan, terkait dengan masalah gender, dimana harus dimulai dari keluarga dan Gereja,” kata anggota DPR Papua ini.
Beny Giay mengatakan,pihaknya mengharapkan kehadiran AMKI ini untuk mendorong dan menjadi mesin penggerak dari dinamika dan kehidupan Gereja. “Kami harapkan kehadiran AMKI ini, Tuhan bisa hadirkan pemimpin-pemimpin atau cendekiawanGereja, dimana pemuda dihidupkan dan dipersatukan, agar mereka bisa mengambil bagian menuju 1 abad KINGMI di Tanah Papua,” ungkapnya.
Sumber WONE
Sumber WONE

No comments:
Post a Comment